Listrik Sulawesi Aman Menjelang Lebaran 2026 dengan Cadangan 567 MW

[original_title]

Asman.ac.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat menjelang mudik Lebaran 2026. Persiapan yang matang ini diharapkan dapat menjamin kenyamanan masyarakat selama momen penting tersebut, dengan dukungan stok daya yang memadai dan personel yang disiagakan.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, meninjau langsung Pusat Pengatur Beban (UP2B) di Makassar. Ia mengkonfirmasi bahwa kapasitas listrik yang tersedia cukup untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat saat Lebaran. “Kami menyaksikan bahwa kapasitas dan kebutuhan saat ini dalam kondisi aman,” ungkapnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa daya mampu pasok pembangkit untuk sistem tersebut mencapai 2.285 Mega Watt (MW), dengan estimasi beban puncak 1.718 MW. Hal ini menyisakan cadangan daya sebesar 567 MW. Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN mengerahkan hampir 5.000 personel yang ditempatkan di berbagai lokasi strategis, mengikuti rencana pengoperasian yang matang.

PLN juga menyediakan fasilitas tambahan untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, dengan menyiapkan 69 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 53 lokasi. Upaya ini bertujuan untuk memfasilitasi pengguna kendaraan listrik selama arus mudik.

Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari dengan asesmen menyeluruh untuk meminimalisir risiko gangguan. Dengan semua persiapan ini, pemerintah dan PLN bersikap optimis terhadap kelancaran ibadah dan perayaan masyarakat Sulawesi saat Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *