Dokter Tifa: SP3 Rismon Sianipar Hanya Sebuah Gimik

[original_title]

Asman.ac.id – Dokter Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa dr Tifa, baru-baru ini memberikan tanggapan mengenai keputusan penghentian penyidikan atau SP3 terhadap Rismon Hasiholan Sianipar. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Larazeta Resto, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/4/2026), Tifa menyatakan bahwa langkah ini bukan sepenuhnya murni dari sisi hukum.

Menurut Tifa, penghentian status tersangka Rismon diduga merupakan sebuah strategi gimik untuk mendorong para tersangka lainnya dalam kasus ijazah palsu—termasuk dirinya dan Roy Suryo—untuk mempertimbangkan upaya restorative justice. “SP3 Rismon itu dijadikan sebagai sebuah offering kepada para tersangka ini agar mereka mau untuk mengajukan RJ ke Solo,” ujar Tifa.

Kekecewaan juga diungkapkan Tifa terkait keputusan Rismon untuk mengajukan restorative justice, yang menurutnya telah menggugurkan status tersangkanya. Tifa mengatakan ia memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Rismon, karena mereka telah bersama-sama memperjuangkan keadilan dalam kasus ijazah palsu yang melibatkan Jokowi.

Lebih jauh, Tifa mengungkapkan apresiasinya terhadap Rismon, mengingat latar belakang akademisnya yang solid dari Yamaguchi, Jepang. Ia merasa kehilangan semangat bertarung yang sebelumnya dibangun bersama, dan mengungkapkan rasa sakit hati melalui media sosial, khususnya Twitter. “Kami berangkat berjuang bersama-sama pada tanggal 15 April 2025,” tutup Tifa, mencerminkan kedalaman perasaannya terhadap situasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *