Cerita Penjual Kangkung Berhasil Berangkat Haji Setelah Menabung

[original_title]

Asman.ac.id – Seorang pedagang kangkung bernama Niran berhasil mewujudkan impiannya untuk berangkat haji pada tahun ini setelah menabung sejak tahun 1963. Perjuangan Niran dalam menantikan ibadah haji ini tidaklah mudah, mengingat ia harus berusaha keras selama lebih dari lima dekade untuk mengumpulkan dana yang dibutuhkan.

Niran, yang ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (22/4/2026), menceritakan perjalanan panjangnya sebagai pedagang. Sebelum fokus menjual kangkung, Niran terlebih dahulu menjual berbagai makanan lainnya seperti jagung rebus dan kacang rebus. Ia mengungkapkan, “Tadinya mah dagang jagung rebus, kacang rebus. Pertama sekali dagang sayuran, dagang buahan, berkali-kali ganti.”

Dengan tekad yang kuat, Niran merencanakan niatnya untuk melaksanakan ibadah haji sejak lama. Dalam aktivitas perdagangan sehari-harinya, ia selalu menyisihkan sebagian uang untuk tabungan haji. Meskipun kangkung yang dijualnya bukan hasil pertanian sendiri, Niran membeli sayuran tersebut dan menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan yang akan ditabung demi ibadah suci ini.

Keberangkatan Niran menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan pengorbanan, impian besar dapat dicapai. Selain itu, kisahnya menjadi bukti nyata akan pentingnya perencanaan dan usaha dalam meraih tujuan hidup yang diinginkan. Dengan semangat dan doa, Niran kini siap menjalani ibadah haji yang telah lama dinantikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *