Revitalisasi Sekolah, Kemendikdasmen Siapkan 1.008 Ruang Praktik

[original_title]

Asman.ac.id – Program revitalisasi Satuan Pendidikan yang digagas oleh pemerintah telah membangun dan merenovasi 1.008 ruang praktik siswa (RPS) di seluruh Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung transformasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, dalam sebuah acara di Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Dengan adanya program revitalisasi ini, pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang lebih baik. Tatang Muttaqin menjelaskan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan aman sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan, baik dari segi karakter siswa maupun kualitas lulusan. Saat ini, dampak dari revitalisasi ini mulai terasa, khususnya dalam pembelajaran praktik yang menjadi ciri khas SMK.

Menurut Tatang, masih terdapat tantangan besar dalam pemenuhan ruang praktik di banyak SMK. Sekitar 60 persen dari institusi ini belum memiliki fasilitas RPS yang memadai. RPS sangat diperlukan untuk mendukung metode pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan pembelajaran berbasis industri (teaching factory) yang menjadi fokus utama pendidikan vokasi di SMK.

Tatang menegaskan bahwa meskipun kekurangan ruang kelas bisa diatasi dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, tetapi kekurangan ruang praktik menjadi kendala yang lebih sulit. Ia berharap melalui program ini, SMK dapat lebih siap dalam menjawab tantangan dunia kerja modern, memberikan siswa keterampilan yang sesuai dan relevan. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di Indonesia secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *