9 RT Jakarta Tergenang, Upaya Modifikasi Cuaca Diteruskan

[original_title]

Asman.ac.id – Hingga Minggu (25/1/2026) siang, Jakarta masih menghadapi masalah banjir di sembilan Rukun Tetangga (RT). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan bahwa banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, yang mengakibatkan genangan air di beberapa lokasi.

Sembilan RT yang terpapar banjir tersebut terdiri dari delapan RT di Jakarta Timur, terutama di Bidara Cina, di mana terdapat empat RT terendam air setinggi 40 centimeter. Selain itu, di Kampung Melayu, empat RT lainnya terendam hingga 65 centimeter akibat curah hujan yang tinggi dan luapan dari Kali Ciliwung. Satu RT di Kapuk Muara, Jakarta Utara, juga mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 20 centimeter.

Isnawa Adji menjelaskan bahwa dampak dari banjir ini menyebabkan sejumlah warga terpaksa mengungsi. Tercatat, di Bidara Cina sebanyak enam kepala keluarga atau 16 orang, di Kampung Melayu 13 kepala keluarga atau 65 jiwa, di Rawa Buaya Jakarta Barat 99 kepala keluarga atau 34 jiwa, serta di Kembangan Utara 15 kepala keluarga atau 40 jiwa. Di Kapuk Muara, Jakarta Utara, terdapat 42 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi, yang melibatkan sekitar 97 jiwa.

Dalam upaya mengatasi banjir, BPBD DKI Jakarta terus melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk meminimalkan intensitas hujan di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi jumlah genangan air di area yang terdampak. Pemerintah setempat diharapkan dapat segera menemukan solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *