Asman.ac.id – Alwi Farhan, tunggal putra badminton Indonesia, berhasil melangkah ke semifinal Indonesia Masters 2026 meskipun sempat mengalami teguran dari wasit terkait penerapan aturan 25 detik. Kemenangan ini diraihnya setelah mengalahkan wakil Jepang, Yushi Tanaka, dalam pertandingan perempat final yang diadakan di Istora Senayan, Jakarta, pada malam hari, Jumat (23/1/2026).
Meskipun meraih hasil positif, Alwi mengungkapkan bahwa ia merasa ditegur secara ketat oleh wasit mengenai aturan tersebut. “Dari awal baru mau masuk lapangan, sudah ada teguran-teguran yang menurut saya belum perlu,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan. Teguran ini menjadi titik perhatian, karena wasit sangat menekankan aturan 25 detik yang diterapkan di turnamen ini.
Alwi juga menceritakan pengalamannya saat bertanya kepada wasit terkait shuttlecock yang rusak, di mana wasit mengingatkannya untuk tetap fokus, atau ia akan dikenakan penalti. Pengalaman ini sempat membuat Alwi terpancing emosi, namun dukungan dari pelatihnya, Indra Wijaya, membantunya untuk tetap tenang dan fokus selama pertandingan.
Keberhasilan Alwi ke semifinal ini menunjukkan potensi besar yang dimilikinya sebagai atlet muda Indonesia, meskipun situasi di lapangan bisa sangat menegangkan. Alwi menambahkan bahwa meski tergoda untuk bereaksi secara emosional, pentingnya kontrol diri dalam pertandingan menjadi pelajaran berharga. Ke depan, ia berharap dapat terus memperbaiki performanya dan menghadapi tantangan di turnamen selanjutnya.