Asman.ac.id – Peringatan Isra Mikraj di Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, baru-baru ini menjadi sorotan publik akibat penampilan hiburan yang dianggap tidak tepat. Acara yang seharusnya menjadi momen suci ini, justru diwarnai oleh penampilan biduan yang mengenakan pakaian minim dan melakukan tarian erotis di atas panggung.
Video yang beredar di media sosial, khususnya melalui akun @pesonabwi, memperlihatkan situasi tersebut. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang biduan wanita menyanyi sembari bergoyang di hadapan penonton yang duduk di kursi. Momen tersebut semakin heboh ketika seorang pria yang diduga sebagai jamaah juga naik ke panggung dan ikut bergoyang bersamanya.
Reaksi publik pun beragam, dengan banyak warganet menyuarakan penyesalan atas kejadian itu. “Astagfirullah ya Allah,” tulis seorang pengguna dengan akun @riaspi*, mengekspresikan rasa prihatin. Komentar serupa juga muncul dari warganet lain seperti Jemy_**** yang menyatakan, “semakin hari semakin parah, seolah sengaja.”
Kontroversi ini menyoroti persoalan tata cara dan etika dalam pelaksanaan peringatan acara keagamaan, terutama terkait dengan konten hiburan yang disajikan. Masyarakat berharap agar ke depannya, penyelenggara lebih memperhatikan nilai-nilai yang dijunjung dalam peringatan hari besar, agar tidak melenceng dari tujuan utama acara tersebut.
Dengan adanya reaksi negatif dari masyarakat, diharapkan penyelenggara mendapatkan pelajaran berharga untuk menyajikan acara yang lebih berkualitas di masa mendatang, demi menjaga kesakralan momen-momen penting dalam agama.