Dinkes Bandung Ingatkan Warga Waspada Virus Super Flu

[original_title]

Asman.ac.id – Penyebaran virus influenza subclade H3N2 atau yang dikenal sebagai “super flu” telah terdeteksi di wilayah Jawa Barat (Jabar), menurut laporan Kementerian Kesehatan. Dinas Kesehatan Kota Bandung kini meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penularan lebih lanjut di kawasan tersebut. Tercatat, sepuluh individu di Jabar telah terinfeksi virus ini setelah melalui pemeriksaan lanjutan menggunakan metode whole genome sequencing.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menyatakan bahwa pihaknya telah ditugaskan untuk melakukan pengambilan sampel dari pasien yang diduga terinfeksi. Sampel tersebut kemudian dikirim ke Kemenkes untuk analisis lebih lanjut. Saat ini, Dinkes Kota Bandung masih menunggu umpan balik terkait hasil analisis yang dilakukan oleh Kemenkes.

Meski kasus ini telah ditemukan di wilayah Jabar, Sony menegaskan bahwa hingga kini belum ada laporan dari puskesmas atau rumah sakit di Kota Bandung mengenai kasus infeksi virus super flu. Ia menambahkan bahwa Kemenkes mungkin telah memfokuskan perhatian mereka ke daerah lain yang lebih terdampak.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Bandung telah melakukan sosialisasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, termasuk menjaga kebersihan dan melakukan aktivitas olahraga. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari panic buying obat-obatan seperti antibiotik, yang tidak efektif untuk mengatasi virus. Saran dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jabar adalah memperkuat sistem imun tubuh dan melakukan isolasi mandiri jika gejala ringan muncul.

Gejala super flu, yang mirip dengan influenza tipe A, perlu diwaspadai. Masyarakat disarankan untuk tetap waspada terhadap kombinasi gejala seperti demam dan sakit tenggorokan, serta mencari perawatan medis jika mengalami gejala yang lebih serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *