Site icon asman.ac.id

Harga Minyak Global 11 Mei 2026: Brent Capai US$105 karena Konflik

Asman.ac.id – Harga minyak dunia mengalami lonjakan pada tanggal 11 Mei 2026, dengan indeks Brent dan West Texas Intermediate (WTI) masing-masing naik sebesar 3%. Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting untuk pengiriman minyak global, serta kebuntuan dalam negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat setelah serangkaian insiden antara kapal-kapal angkatan laut regional. Selat ini, yang melintasi antara Iran dan Oman, menjadi jalur strategis bagi sekitar sepertiga dari total volume minyak yang diperdagangkan di dunia. Sebelumnya, Iran telah memperingatkan bahwa mereka akan menangguhkan pengiriman minyak jika situasi tidak membaik.

Negosiasi antara AS dan Iran juga berkontribusi terhadap ketidakpastian di pasar energi. Pembicaraan terkait program nuklir Iran yang sempat terhenti kembali menghadapi sejumlah hambatan. Pihak AS menegaskan bahwa mereka tidak akan mencabut sanksi hingga Iran menunjukkan komitmen dalam mematuhi perjanjian yang ada. Sementara itu, Iran berpendapat bahwa pengurangan sanksi merupakan langkah awal yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan yang lebih luas.

Kenaikan harga minyak tersebut diperkirakan berdampak pada pasar energi global, dengan analis khawatir bahwa fluktuasi harga dapat memicu inflasi yang lebih tinggi, terutama di negara-negara pengimpor minyak. Dampak lanjutan dari ketegangan ini juga diramalkan akan berpengaruh pada kebijakan energi global dan perdagangan internasional.

Dengan kondisi yang terus berkembang, perhatian pasar akan tertuju pada tindakan selanjutnya dari kedua negara dan bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi stabilitas di Selat Hormuz dan pasar minyak secara keseluruhan.

Exit mobile version