Asman.ac.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menginformasikan bahwa jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi telah mencapai 23 orang. Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengungkapkan pada Sabtu, 9 Mei 2026, terdapat tiga jemaah yang meninggal dunia, bertambah dari angka sebelumnya.
Ketiga jemaah yang menghembuskan napas terakhir adalah Rodiah Wayan dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah; Qomriyah Dul Tayyib asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur; serta Nursidah Sindrang Sijara dari Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis ini mengundang rasa duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.
Ichsan menambahkan, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji di Arab Saudi. Semoga almarhumah diterima seluruh amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.” Selain itu, ia juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.
Sejak awal musim haji, Kemenhaj telah memantau kesehatan dan keselamatan para jemaah. Meskipun beberapa jemaah mengalami masalah kesehatan, pihak kementerian berupaya untuk memberikan perawatan yang diperlukan. Kenaikan jumlah jemaah yang wafat ini menjadi perhatian bagi pihak berwenang, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.
Kemenhaj terus berupaya untuk memastikan semua jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan aman. Dengan adanya berbagai upaya, harapannya risiko yang dihadapi oleh para jemaah akan dapat diminimalkan.
Pihak kementerian akan terus memberikan laporan perkembangan terkini terkait kesehatan jemaah haji dan akan berkomitmen untuk menjaga keselamatan para jemaah selama berada di Tanah Suci.