Kemenekraf Dukung Pemulihan Usaha di Wilayah Bencana

[original_title]

Asman.ac.id – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) meluncurkan inisiatif Ekraf Peduli untuk membantu pemulihan kegiatan usaha di Pulau Sumatera, yang terkena dampak bencana. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan pemulihan usaha dan kreativitas masyarakat agar dapat bangkit kembali setelah bencana.

Pada tahap rehabilitasi, Kemenekraf menyediakan Ruang Kreatif Merah Putih dan memberikan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif yang terdampak. Kementerian juga menyelenggarakan pelatihan di bidang pembuatan konten digital, musik lokal, sinema rakyat, permainan edukatif, dan kesenian. Ini dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat kembali aktif dalam dunia usaha.

Di tahap rekonstruksi, fokus program beralih kepada penguatan kapasitas produksi serta peningkatan nilai tambah produk melalui pelatihan dalam kriya, batik, sulam, perancangan kemasan, memasak, dan kewirausahaan digital. Kegiatan ini diarahkan untuk mempercepat pemulihan perekonomian daerah.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 5 Januari 2026, bencana banjir dan longsor telah berdampak pada 52 kabupaten/kota di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kementerian melakukan pendataan terhadap pelaku ekonomi kreatif yang terkena dampak untuk memberikan bantuan pemulihan usaha.

Dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana pada 15 Januari 2026, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun kembali daerah terdampak dan meningkatkan kapasitas mitigasi bencana di wilayah tersebut. Pentingnya pengelolaan data dinilai krusial dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *