Asman.ac.id – Arus balik Lebaran di Tasikmalaya menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 11.776 kendaraan melintasi jalur menuju Garut-Bandung pada Sabtu (28/3/2026) malam. Angka ini mengindikasikan peningkatan dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (27/3/2026), yang mencatatkan 10.818 kendaraan dalam rentang waktu yang sama.
Menurut data yang dirilis oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, tren peningkatan kendaraan ini tercatat terutama pada sore hari, di mana volume kendaraan per jam dapat menembus angka 1.000. Dari total kendaraan yang melintas melalui Lingkar Gentong, kendaraan roda dua mendominasi, mencatatkan 7.888 unit, jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan roda empat yang mencapai 7.240 unit. Jumlah kendaraan sedang dan besar masing-masing tercatat 476 dan 273 unit.
Meski volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas pada malam hari tetap terpantau lancar. Di beberapa titik kritis, seperti Simpang Sukamantri dan Simpang Pamoyanan, tidak terjadi penumpukan yang signifikan. Namun, ketika memasuki tanjakan Letter S di Lingkar Gentong, kendaraan terlihat berkurang kecepatannya karena jalur yang menanjak cukup terjal, hal yang juga terlihat di Letter U menuju tugu perbatasan Tasikmalaya dan Garut.
Dengan informasi ini, masyarakat pengguna jalan diminta untuk tetap memahami situasi lalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama. Pihak Dinas Perhubungan dan instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran arus balik.