Asman.ac.id – Danielle Marsh, yang lebih dikenal sebagai Danielle, kini menjadi sorotan setelah kontraknya dengan ADOR, agensi grup NewJeans, resmi berakhir. Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi oleh pihak agensi pada 29 Desember, menyatakan bahwa Danielle tidak lagi menjadi bagian dari NewJeans akibat pelanggaran yang dianggap serius terhadap ketentuan kontrak kerjasama.
Menurut perwakilan ADOR, keputusan untuk memutuskan kontrak Danielle diambil karena kesulitan dalam melanjutkan aktivitasnya baik sebagai anggota NewJeans maupun sebagai artis di bawah naungan agensi. Pemutusan kontrak ini diiringi dengan tuntutan ganti rugi mencapai ₩108 miliar won, atau sekitar Rp1,1 triliun, yang dihitung berdasarkan kerugian potensial akibat pemutusan tersebut.
Danielle lahir di Newcastle, Australia, pada 11 April 2005, dengan latar belakang budaya Korea dan Australia, yang membuatnya lancar berbahasa Inggris. Ia bergabung sebagai trainee di ADOR pada tahun 2020 setelah lolos audisi. Debutnya bersama NewJeans pada 2022 melalui lagu “Attention” berhasil menarik perhatian publik dan meraih penghargaan.
Namun, beberapa kontroversi yang melibatkan Danielle berkontribusi terhadap akhir kariernya di grup. Di antaranya adalah kritik yang diterimanya setelah menyebut perayaan Tahun Baru Imlek dengan istilah yang dianggap tidak sensitif, serta tuduhan pelanggaran kontrak eksklusif terkait kerja sama endorsement. Pada tahun 2024, Danielle dan anggota NewJeans lainnya juga menjadi bagian dari konflik internal antara HYBE dan ADOR.
Keputusan ini menandai akhir perjalanan Danielle di NewJeans yang telah mengukir prestasi dalam industri musik K-Pop.