Asman.ac.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran di tingkat pemerintah daerah (Pemda). Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 25 Maret 2026. Tito menekankan perlunya pengurangan perjalanan dinas yang dinilai tidak perlu, agar dana tersebut dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Sejak dulu saya sudah mengingatkan pentingnya efisiensi bagi kepala daerah. Kini saya menekankan kembali pentingnya efisiensi, terutama dalam anggaran,” ujar Tito kepada wartawan. Menurutnya, sebagian besar anggaran yang ada seharusnya dialokasikan untuk program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Tito juga menekankan bahwa penghematan anggaran tidak hanya terkait dengan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan dapat dilakukan melalui beragam langkah, mirip dengan tindakan penghematan yang diterapkan saat pandemi Covid-19. Perjalanan dinas yang tidak mendesak menjadi salah satu pos anggaran yang perlu diminimalisir untuk mengoptimalkan penggunaan dana.
Dalam konteks ini, Tito ingin mendorong para kepala daerah untuk lebih bijaksana dalam perencanaan dan penggunaan anggaran, agar fokus pada program-program yang lebih berorientasi pada masyarakat. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Pemda dapat lebih efisien dalam mengelola anggaran dan meningkatkan kesejahteraan publik.
Pernyataan ini menjadi strategi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pemerintahan daerah, dan menjadi penanda penting bagi upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas pengelolaan anggaran demi kemaslahatan rakyat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang ada.