Asman.ac.id – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaeman, melakukan inspeksi mendadak ke Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi di Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu, 12 November. Dalam kunjungan ini, Amran berpartisipasi dalam panen padi di lahan seluas satu hektare yang menerapkan teknologi pertanian modern. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas benih unggul melalui pembangunan Seed Center BRMP Padi.
Amran menjelaskan bahwa keberadaan pusat benih ini diharapkan dapat memacu inovasi dalam penyediaan benih yang berkualitas dan memperkuat ekosistem pertanian modern di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya penerapan pertanian modern di berbagai wilayah sebagai langkah menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani.
Setelah mengunjungi balai, Amran melanjutkan dengan meninjau kios pupuk di Kecamatan Ciasem, Subang. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengikuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan subsidi kepada semua petani di Indonesia. Salah satu langkah konkret adalah penurunan harga pupuk sebesar 20%, bertujuan untuk meningkatkan produksi beras nasional dan memperbaiki kesejahteraan petani.
“Kami senang dapat melaksanakan program yang memberikan manfaat langsung bagi petani,” ujar Amran. Dia juga mencatat bahwa penurunan harga pupuk telah mendorong peningkatan jumlah petani yang membeli pupuk subsidi, menunjukkan respon positif dari komunitas pertanian.
Dengan upaya ini, Kementerian Pertanian berharap dapat menciptakan dampak yang luas terhadap produktivitas pertanian di Tanah Air.