OJK Cirebon Tingkatkan Edukasi KUR untuk UMKM Kuningan

[original_title]

Asman.ac.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon melaksanakan program edukasi tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan akses kepada pembiayaan formal bagi para pelaku usaha.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyebutkan bahwa edukasi KUR merupakan langkah strategis untuk membantu UMKM memanfaatkan fasilitas pembiayaan perbankan secara optimal. “Mereka tidak hanya membutuhkan pembiayaan, tetapi juga informasi mengenai skema KUR dan prosedur pengajuan,” ujarnya pada acara yang berlangsung di Kuningan pada hari Minggu.

Program ini dikembangkan melalui kolaborasi antara OJK Cirebon, Komisi XI DPR RI, perbankan nasional, pemerintah daerah, dan lembaga jasa keuangan lainnya. Tercatat, sekitar 300 pelaku UMKM dari berbagai sektor berpartisipasi dalam kegiatan edukasi tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing UMKM dan mencegah praktik rentenir serta pinjaman online ilegal.

Agus menjelaskan bahwa penyaluran KUR di Provinsi Jawa Barat hingga November 2025 mencapai Rp25,97 triliun, namun di Kabupaten Kuningan baru terealisasi sekitar Rp810,15 miliar. Hal ini menunjukkan adanya potensi besar untuk mengoptimalkan penyaluran KUR, yang masih memerlukan perhatian lebih dalam hal edukasi dan pendampingan.

Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman pelaku UMKM terkait KUR dan kualitas kredit debitur yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Agus menekankan pentingnya menyelesaikan kewajiban kredit agar memperoleh akses pembiayaan KUR yang lebih baik.

Selain itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Shohibul Imam, menekankan bahwa implementasi edukasi KUR harus dilakukan secara konsisten agar manfaatnya sampai kepada pelaku usaha, terutama di wilayah pinggiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *