Asman.ac.id – Pada 2 Januari, sejumlah peristiwa penting terekam dalam sejarah, termasuk menyerahnya pasukan Rusia kepada Kekaisaran Jepang di Port Arthur. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1905 setelah enam bulan pengepungan yang berat. Kota Port Arthur, yang terletak di Jazirah Liaodong, menjadi titik krusial dalam konflik antara Rusia dan Jepang, yang menginginkan kendali atas jalur rel menuju Harbin.
Perebutan ini mencerminkan ambisi kedua negara dalam penguasaan wilayah Asia dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai langkah awal dalam konflik yang lebih besar di kawasan tersebut. Penyerahan ini tidak hanya menandai kekalahan Rusia tetapi juga meningkatkan profil Jepang sebagai kekuatan militer yang signifikan, yang mengubah keseimbangan kekuatan di Asia.
Selain itu, pada 2 Januari 2016, dunia juga dikejutkan dengan berita meninggalnya Syekh Nimr an-Nimr, seorang ulama syiah asal Arab Saudi, di usia 56 tahun. Meninggalnya Syekh Nimr, yang dieksekusi oleh pemerintah Arab Saudi, memicu ketegangan besar antara komunitas Syiah dan otoritas pemerintah. Aksi penangkapan dan eksekusi tersebut menimbulkan demonstrasi di dalam dan luar negeri, serta mengundang perhatian internasional terhadap isu kebebasan beragama dan hak asasi manusia di Arab Saudi.
Kedua peristiwa ini menunjukkan pengaruh signifikan dari aksi politik dan militer dalam mengubah sejarah serta dinamika sosial di masing-masing negara, baik pada tahun 1905 maupun 2016.