Site icon asman.ac.id

Pemkot Malang Gelar Bursa Kerja 2026 untuk Atasi Pengangguran

[original_title]

Asman.ac.id – Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang mengumumkan bahwa program bursa kerja akan tetap dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran terbuka (TPT). Kepala Disnaker-PMPTSP, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa program ini telah disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan TPT yang saat ini tercatat mencapai 6,1 persen dan diprediksi turun menjadi 5,69 persen pada akhir 2025.

Arif menjelaskan bahwa upaya tersebut penting mengingat pada 2024 terdapat sekitar 30 ribu orang yang menganggur, yang diperkirakan menurun menjadi antara 25 ribu hingga 26 ribu pada tahun 2025. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah angkatan kerja di Kota Malang mencapai 400 ribuan orang, dengan fokus pada kelompok usia produktif antara 17 hingga 50 tahun.

Untuk meningkatkan efektivitas bursa kerja, Disnaker-PMPTSP akan memperkuat mekanisme pelaksanaan melalui sistem berbasis nama dan alamat pencari kerja. Mereka berencana untuk menggandeng Dasa Wisma dari RT dan RW guna melakukan pendataan rutin tentang jumlah pencari kerja. Setiap sepuluh rumah diharapkan dapat melaporkan data pencari kerja secara berkala hingga ke tingkat pemerintah kota.

Program bursa kerja dijadwalkan untuk diusulkan pada triwulan ketiga agar dapat dilaksanakan tepat waktu. Arif mengungkapkan bahwa pemberdayaan masyarakat, terutama ibu-ibu, akan menjadi strategi inti dalam validasi data pencari kerja. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan signifikan dalam upaya menanggulangi pengangguran di Kota Malang.

Exit mobile version