Site icon asman.ac.id

PENUMPULAN KENDARAAN DI JALUR PANTURA BEKASI MASIH TERKENDALI

[original_title]

Asman.ac.id – Penumpukan kendaraan terlihat di Ruas Jalur Pantura Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sepanjang satu kilometer, dari Lotte Mart Cikarang hingga Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC). Situasi ini berlangsung pada H+6 Idul Fitri 1447 Hijriah. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, kondisi tersebut masih aman dan terkendali.

Agus Budiono menjelaskan bahwa pemantauan lalu lintas terus dilakukan bersama kepolisian, terutama di titik-titik rawan seperti Simpang SGC dan Pertigaan Tol Telaga Asih. “Ini menjelang puncak arus balik gelombang kedua. Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi,” tuturnya. Pihaknya juga merencanakan rekayasa lalu lintas pada 28-29 Maret 2026, bertepatan dengan prediksi lonjakan kendaraan.

Salah satu langkah penting yang akan diambil adalah pemasangan pembatas jalan atau barrier untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dari arah timur menuju barat. Pihaknya mengingatkan kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam kondisi prima. “Jika ada kenaikan volume kendaraan, kami akan segera memasang barrier untuk mengamankan lalu lintas,” tambahnya.

Seorang pemudik dari Klaten, Narto (44), mengungkapkan bahwa kepadatan mulai terasa saat mendekati Simpang SGC menjelang malam. Ia mencatat bahwa penumpukan disebabkan oleh lonjakan kendaraan dan pembukaan barrier yang mengganggu arus lalu lintas. Narto berharap perjalanan selanjutnya menuju Bekasi berjalan lancar.

Pihak berwenang mengimbau agar para pemudik terus berwaspada dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama saat menjalani arus balik.

Exit mobile version