Site icon asman.ac.id

Spanyol: Kondisi Kemanusiaan di Jalur Gaza Sangat Memprihatinkan

[original_title]

Asman.ac.id – Pemerintah Spanyol menekankan kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza yang sangat mengenaskan, dan mengulangi komitmennya terhadap perdamaian serta penghentian kekerasan di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, dalam percakapan telefon dengan Perdana Menteri Palestina, Mohammad Mustafa, pada Jumat, 2 Januari 2023.

Albares mengindikasikan dukungan penuh Spanyol terhadap upaya perdamaian yang berkelanjutan di Jalur Gaza dan pengakhiran kekerasan yang terjadi di Tepi Barat. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Otoritas Palestina untuk memastikan keberlanjutan keuangan dan agenda reformasi yang dijalankan oleh pemerintah Palestina.

Lebih lanjut, Albares mendesak Israel untuk segera mentransfer pendapatan pajak Palestina yang telah ditahan, dengan nilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33,4 triliun. Tindakan Israel ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.

Pernyataan Albares juga menyoroti bahwa ekspansi permukiman ilegal Israel harus segera dihentikan. Dia mencatat bahwa 2025 ditutup sebagai tahun dengan tingkat ekspansi permukiman tertinggi di Tepi Barat, menyusul persetujuan proyek perumahan baru yang masif oleh koalisi sayap kanan Israel.

Albares merinci bahwa Israel baru saja menyetujui pembangunan 126 rumah untuk pemukim di pos Sa-Nur, yang sebelumnya dibongkar oleh Israel pada 2005. Ia mendesak agar organisasi non-pemerintah dapat beroperasi dengan bebas di Jalur Gaza dan Tepi Barat untuk mengatasi situasi kemanusiaan yang semakin memburuk.

Spanyol berkomitmen untuk terlibat dalam proses rekonstruksi di Jalur Gaza agar masyarakat setempat dapat memiliki masa depan yang layak di tanah mereka sendiri. Sejak awal konflik, lebih dari 71.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, telah menjadi korban serangan di Jalur Gaza, dengan gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober 2025 meskipun pelanggaran terus dilaporkan.

Exit mobile version