Asman.ac.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menambah kuota kunjungan wisata ke Gunung Bromo menjadi 1.000 pengunjung per hari selama libur Lebaran. Kebijakan ini diumumkan oleh Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, pada hari Sabtu di Malang, Jawa Timur. Penambahan kuota ini menjadi bagian dari upaya pihak pengelola untuk memenuhi tingginya minat masyarakat saat momen libur panjang.
“Setiap momen libur panjang, kuota harian yang dibuka mencapai 3.572 orang. Penambahan kuota 1.000 orang ini berlaku mulai pukul 07.00 WIB, sementara kuota normal tetap 2.752 orang,” jelas Endrip. Ia menegaskan bahwa akses ke kawasan Gunung Bromo akan tetap terbuka bagi masyarakat selama kuota tidak terlampaui.
Seiring dengan peningkatan kuota, TNBTS juga telah mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan wisata, khususnya jeep yang digunakan pengunjung. Tim di lapangan telah melakukan pemetaan terhadap jalur-jalur rawan macet, seperti di Sunrise View Point, Simpang Dingklik, dan Bukti Kedaluh, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Selama periode ini, TNBTS menurunkan sebanyak 60 personel pengamanan gabungan. Penjagaan dilakukan di pintu masuk dan lokasi yang berpotensi macet, dengan melibatkan pihak-pihak terkait seperti kepolisian, TNI, serta masyarakat lokal. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama liburan.
Dengan persiapan yang matang, TNBTS berharap pengunjung dapat menikmati keindahan Gunung Bromo dengan aman dan nyaman.