Asman.ac.id – Tol Solo-Yogyakarta mengalami lonjakan kendaraan yang signifikan selama momen mudik Lebaran. PT Jasa Marga melaporkan, sejak 11 Maret hingga 21 Maret 2026, total volume lalu lintas di empat ruas Tol Regional Nusantara mencapai 634.138 kendaraan. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya 1447 H.
Ruas Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo, khususnya pada segmen Kartasura-Prambanan, mencatat 241.584 kendaraan melintas. Lonjakan tersebut meningkat hingga 60,82% dibandingkan rata-rata lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 150.223 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa Tol Solo-Yogyakarta menjadi salah satu yang paling padat selama periode mudik ini.
Selain itu, Gerbang Tol Prambanan mencatat 118.603 kendaraan menuju Yogyakarta, mengalami peningkatan sebesar 53,57% dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat 77.230 kendaraan. Ini menandakan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk berlibur dan berkumpul dengan keluarga di daerah tujuan.
Di sisi lain, ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi juga menunjukkan tren positif, dengan 184.778 kendaraan melintas, meningkat 10,84% dari lalu lintas normal yang mencapai 166.702 kendaraan. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa masyarakat tidak hanya bergerak di Pulau Jawa, tetapi juga di wilayah lain seperti Sumatra dan Kalimantan.
Dari data yang ada, jelas bahwa perjalanan mudik Lebaran tahun ini menunjukkan intensitas yang tinggi, dengan berbagai ruas tol menjadi jalur vital bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya dengan orang terkasih. Peningkatan ini menjadi catatan penting bagi pengelolaan dan perencanaan infrastruktur jalan untuk masa depan.