Asman.ac.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca yang memperingatkan akan potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (1/3). Pihak BMKG mencatat bahwa kondisi ini dipicu oleh bibit siklon tropis dan sistem tekanan rendah, yang mengakibatkan peningkatan pembentukan awan hujan di berbagai daerah.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang. BMKG memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia, barat daya Banten, yang memiliki kecepatan angin maksimum 20 knot serta tekanan udara sekitar 1005 milibar. Dalam waktu 24 hingga 72 jam mendatang, bibit siklon ini diperkirakan bergerak ke arah barat dan dapat berkembang menjadi siklon tropis kategori rendah.
Sistem tekanan rendah lainnya juga terdeteksi di Samudera Pasifik utara Papua dan Teluk Carpentaria, yang membentuk daerah konvergensi. Hal ini, bersama dengan sirkulasi siklonik di perairan utara Kalimantan Barat, memicu pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.
BMKG menyarankan masyarakat untuk selalu memantau potensi hujan lebat di beberapa daerah, antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Selain itu, beberapa wilayah lain juga diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kewaspadaan sangat penting, terutama bagi daerah yang rawan banjir dan tanah longsor, agar dapat mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.