Site icon asman.ac.id

BTN Hadirkan Wealth Management untuk Transformasi Layanan ke Depan

[original_title]

Asman.ac.id – PT Bank Tabungan Negara (BTN) mengumumkan penguatan layanan wealth management sebagai bagian dari transformasi mereka menuju konsep beyond mortgage. Direktur Network and Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menjelaskan bahwa layanan wealth management ditawarkan dalam beberapa tingkatan, yaitu Prospera untuk saldo minimum Rp300 juta, Prioritas bagi dana minimal Rp500 juta, dan Private Banking untuk nasabah dengan dana di atas Rp15 miliar. Perkembangan ini diungkapkan Rully setelah kegiatan BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta.

Dari sisi pertumbuhan, BTN telah mencapai Asset Under Management (AUM) sekitar Rp20 triliun, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rully menekankan pentingnya akuisisi nasabah baru melalui stratifikasi layanan, yang mengupayakan peningkatan level nasabah dari Prospera ke Prioritas, dan seterusnya ke Private Banking.

Inovasi ini sejalan dengan strategi BTN yang tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga memperluas penawaran produk seperti kartu kredit, kredit kendaraan bermotor (KKB), hingga model Buy Now Pay Later (BNPL). Dengan langkah strategis ini, BTN bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai bank konsumer utama, terutama di antara bank-bank Himbara.

Rully juga menyatakan optimisme terhadap kinerja BTN di tahun 2026, menekankan perlunya pendekatan yang lebih dekat dengan nasabah melalui integrasi layanan finansial. Bale by BTN, pusat transaksi terpadu, dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumer, termasuk pembelian reksa dana, pembayaran QRIS, dan cicilan kendaraan. Dengan ekosistem yang komprehensif seperti ini, BTN menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih stabil dan berkelanjutan di masa mendatang.

Exit mobile version