Site icon asman.ac.id

Legislator: Langkah Kaji Ulang Impor Pikap dari India Tepat

[original_title]

Asman.ac.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, menegaskan bahwa keputusan untuk meninjau kembali rencana impor 105 ribu unit pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah yang tepat. Dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Gandung menyatakan bahwa penting untuk memperkuat ekonomi desa dengan memberikan dukungan, namun instrumen kebijakan yang digunakan harus pro kepada industri nasional.

Gandung menekankan bahwa pemerintah harus memberikan prioritas kepada produk otomotif dalam negeri, yang sudah mampu memproduksi kendaraan niaga. Dia juga menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap program strategis nasional yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto, guna memperkuat industri otomotif domestik. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengintegrasikan kembali industri mobil nasional agar dapat memenuhi kebutuhan kendaraan bagi Kopdes Merah Putih.

Lebih lanjut, Gandung mengusulkan agar keterlibatan pabrikan nasional, industri komponen, dan lembaga pembiayaan dapat terjalin dalam suatu ekosistem yang saling menguntungkan. Penundaan impor dianggap penting untuk mengonsolidasikan bisnis Kopdes Merah Putih agar lebih berkelanjutan dan profesional. Ia juga meminta agar setiap kebijakan yang berkaitan dengan belanja pemerintah memperhatikan keberlanjutan industri dalam negeri serta efisiensi anggaran.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mendorong penundaan rencana impor tersebut, menunggu dibahas lebih lanjut oleh Presiden Prabowo yang saat ini melakukan kunjungan kerja luar negeri. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung pendapat Dasco dan menegaskan pentingnya menggalakkan industri dalam negeri. Di tengah pembicaraan ini, harapan akan sinergi antara kebijakan pemerintah dan keberpihakan terhadap produk lokal semakin menguat.

Exit mobile version