Site icon asman.ac.id

Pengamat: MBG Dapat Tingkatkan SDM Sesuai Anggaran Pendidikan

[original_title]

Asman.ac.id – Pengamat ekonomi menilai bahwa program makan bergizi gratis (MBG) memiliki potensi untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Meskipun diiringi dengan alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), program ini dinilai tetap mampu memenuhi amanat konstitusi.

Yusuf Rendy Manilet, seorang ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE), menyatakan bahwa meski kebijakan tersebut sah secara hukum, penting untuk mendesain fiskal yang tepat di dalam anggaran. “Persoalannya bukan pada tujuan programnya, tetapi penempatannya dalam struktur anggaran agar mendukung fungsi pendidikan secara optimal,” ungkap Yusuf di Jakarta pada Senin.

Ia menekankan bahwa asupan gizi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan belajar siswa. Anak-anak dengan gizi yang cukup cenderung memiliki konsentrasi yang lebih baik, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas pembelajaran dan berdampak pada produktivitas serta pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Pemerintah telah memastikan bahwa alokasi untuk MBG tidak akan mengurangi anggaran pendidikan yang telah disepakati bersama DPR. Yusuf juga menyoroti pentingnya pengelolaan prioritas dalam konteks fiskal yang terbatas, agar program gizi dapat berjalan efektif tanpa mengurangi fokus pada peningkatan mutu pendidikan.

Unit kerja antar kementerian dan skema pembiayaan lintas sektor dapat meningkatkan keberlanjutan program gizi, yang juga berkontribusi terhadap ekonomi melalui peningkatan permintaan produk pertanian lokal. Dengan desain pembiayaan yang lebih jelas dan terfokus pada jangka panjang, MBG juga dapat dilihat sebagai investasi strategis dalam pembangunan SDM.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan insentif bagi guru dan memperkuat akses pendidikan melalui berbagai program strategis pada tahun 2026, untuk memastikan keberhasilan program ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Exit mobile version