Asman.ac.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mencatatkan rekor baru dengan pidato kenegaraan terlama dalam sejarah modern, berlangsung lebih dari 100 menit. Pidato tersebut disampaikan di hadapan Kongres, di mana Trump memulai dengan pernyataan optimis bahwa “Bangsa kita telah kembali: lebih besar, lebih baik, lebih kaya, dan lebih kuat dari sebelumnya.” Pernyataan ini mencerminkan tema yang sering ia sampaikan selama kampanye, menandakan dimulainya apa yang ia sebut sebagai “zaman keemasan” Amerika Serikat, menjelang perayaan 250 tahun kemerdekaan negara itu akhir tahun ini.
Dalam pidatonya, yang berlangsung di Washington, D.C., pada hari Selasa lalu, Trump menggarisbawahi beberapa pencapaian selama masa kepresidenannya, termasuk penutupan perbatasan dan perbaikan dalam kondisi ekonomi yang dianggapnya menciptakan lingkungan yang lebih aman dengan penurunan angka kejahatan. Ia juga menyebutkan berbagai program dan kebijakan yang telah dilaksanakannya, yang menurutnya berkontribusi pada peningkatan tersebut.
Durasi pidato Trump melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh mantan Presiden Bill Clinton pada tahun 2000, yang berdurasi kurang dari 90 menit. Dalam kesempatan ini, Trump juga melebihi rekornya sendiri untuk pidato terlama di hadapan Kongres, yang sebelumnya dicatat pada awal masa jabatannya yang kedua.
Pidato ini menarik perhatian baik penggemar maupun kritikus, menyoroti pendekatan Trump yang tak kenal lelah dalam mengekspresikan keyakinannya mengenai perkembangan positif di negara itu, meskipun masih banyak tantangan yang dihadapi. Keberaniannya untuk memberikan klaim ambisius pun memicu kontroversi di kalangan berbagai kalangan masyarakat.