Asman.ac.id – Persaingan menuju puncak klasemen Super League 2025/2026 semakin ketat setelah Borneo FC mengalami kekalahan pada pekan ke-17. Hasil pertandingan ini memberikan peluang bagi Persija Jakarta dan Persib Bandung untuk merebut posisi teratas klasemen menjelang paruh musim.
Borneo FC, tim yang dijuluki Pesut Etam, tidak berhasil meraih poin saat mengunjungi markas Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena pada Jumat, 9 Januari. Mereka takluk dengan skor 0-2, setelah kebobolan di babak pertama melalui sundulan Javlon Guseynov dan penalti Aleksa Andrejic menjelang akhir pertandingan. Kekalahan ini membuat Borneo FC tetap berada di posisi teratas dengan 37 poin, namun posisi mereka kini dipertaruhkan, hanya unggul dua poin dari pesaing terdekat.
Saat ini, Persija Jakarta dan Persib Bandung masing-masing mengumpulkan 35 poin dari 16 pertandingan, menjadikan pertandingan antara keduanya sangat penting. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari, akan menjadi momen krusial dalam menentukan arah persaingan di pentas liga.
Tim yang meraih kemenangan dari duel klasik El Clasico ini akan melampaui perolehan poin Borneo FC, karena tambahan tiga poin akan membawa mereka menjadi pemimpin klasemen dengan 38 poin, unggul satu angka dari Pesut Etam. Dengan demikian, pertandingan ini tidak hanya berefek pada posisi di klasemen, tetapi juga berpotensi mempengaruhi moral dan motivasi kedua tim dalam sisa kompetisi.