Dirut Bulog: Pengadaan 146 Kios di Pasar Jaya Sedang Berjalan

[original_title]

Asman.ac.id – Rencana pengadaan 146 kios Bulog di pasar Jakarta untuk memperkuat distribusi dan stabilitas harga pangan strategis terus berlangsung. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa proses ini dikoordinasikan oleh Pimpinan Wilayah Bulog DKI Jakarta, dengan tujuan memastikan setiap pasar memiliki kios sebagai perpanjangan distribusi pangan.

Program ini bertujuan memudahkan para pengecer memperoleh pasokan tanpa harus mengambil dari gudang pusat, sehingga diharapkan dapat mengurangi biaya distribusi dan meningkatkan efisiensi penyaluran komoditas pangan. Rizal menjelaskan bahwa saat ini pedagang eceran sering kali harus langsung mengambil stok dari gudang, yang cost-nya sangat tinggi.

Rencana pengadaan kios ini sebelumnya telah dibahas dengan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan bagi konsumen. Kios-kios tersebut akan menyediakan berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, dan gula, yang bisa diakses oleh pengecer resmi.

Untuk mendukung pengawasan harga, pengelola pasar juga akan memasang papan informasi mengenai harga eceran tertinggi, guna mencegah praktik harga yang tidak sesuai. Rizal menyatakan bahwa DKI Jakarta menjadi fokus utama karena perannya yang signifikan dalam mempengaruhi stabilitas harga pangan di daerah lain.

Sebagai langkah lanjutan, Bulog bersama Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun nota kesepahaman untuk meningkatkan kerjasama dalam distribusi pangan secara berkelanjutan. Jika program ini berhasil, rencana serupa akan diterapkan di wilayah lain, termasuk Jawa Barat dan Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *