Asman.ac.id – Doa perjalanan jauh menjadi penting untuk dibaca seseorang sebelum atau saat bepergian. Doa ini bertujuan memohon perlindungan, keselamatan, dan kelancaran dari Allah hingga sampai tujuan. Dalam praktik ajaran Islam, disarankan untuk berdoa sebelum melakukan perjalanan guna terhindar dari berbagai macam bahaya dan mendapatkan kemudahan.
Teks doa perjalanan sering dibaca dalam bahasa Arab dan Latin. Salah satu bacaan doa yang umum digunakan adalah, “سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ” yang diartikan sebagai pujian kepada Allah yang telah menundukkan kendaraan bagi kita. Bacaan ini mengingatkan umat bahwa mereka tidak mampu menguasainya tanpa kehendak-Nya.
Selain itu, terdapat juga doa tambahan yang berbunyi, “اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى.” Dalam artinya, doa ini meminta Allah untuk memberikan kebaikan, ketakwaan, dan amalan yang diridai selama perjalanan.
Sementara itu, ada beberapa waktu yang tepat untuk membaca doa ini, seperti sebelum berangkat, saat naik kendaraan, atau selama perjalanan. Dengan membaca doa perjalanan ini, diharapkan seseorang dapat terhindar dari kecelakaan, dijauhkan dari bahaya, serta sampai di tujuan dengan selamat. Kegiatan ini merupakan bentuk pengharapan dan kepercayaan terhadap perlindungan Allah selama perjalanan.