Asman.ac.id – Longsor tragis melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada hari ini. Tim DVI Polda Jawa Barat telah menerima 10 kantong jenazah dari lokasi bencana. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan bahwa dari total tersebut, lima korban sudah teridentifikasi dan telah dikembalikan kepada keluarga mereka.
Kapolda Rudi menjelaskan, identifikasi masih dilakukan untuk lima jenazah lainnya. Proses ini sangat penting untuk memberikan kejelasan kepada pihak keluarga yang terkena dampak. Ketika bencana terjadi, sekitar pukul 02.30 WIB, hujan deras menjadi faktor utama terjadinya longsor di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa longsor ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Saat ini, tim pencarian masih melanjutkan upaya mereka untuk menemukan korban yang masih hilang, di mana laporan awal menyebutkan ada delapan orang tewas dan 82 lainnya masih dalam pencarian.
Bencana tanah longsor ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko bencana, terutama di daerah yang rawan longsor. Dengan langkah-langkah preventif dan cepat tanggap, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Tim DVI dan relawan saat ini masih menjaga kesiapsiagaan dan memberikan bantuan kepada keluarga korban yang terdampak.