Asman.ac.id – Dunia tinju dihebohkan oleh berita mengenai Lawrence Okolie, mantan juara dunia yang baru saja dinyatakan gagal dalam tes doping menjelang pertarungannya melawan Tony Yoka. Pertarungan yang diselenggarakan di Paris ini direncanakan berlangsung pada akhir pekan ini dan kini menjadikan statusnya dipertanyakan.
Informasi terkait hasil tes tersebut dikonfirmasi oleh promotor Okolie, Queensberry Promotions. Menurut pernyataan resmi mereka, hasil negatif itu berasal dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Voluntary Anti-Doping Association (VADA). “VADA telah memberi tahu bahwa Lawrence Okolie mendapatkan temuan yang merugikan dari tes anti-doping menjelang acara di Paris,” ungkap promotor dalam rilisnya.
Menanggapi berita ini, Okolie langsung memberikan klarifikasi. Petinju berusia 30 tahun tersebut membantah adanya penyalahgunaan substansi dan menyebutkan bahwa hasil tes ini mungkin terkait dengan perawatan atas cedera yang dialaminya. “Setelah cedera bisep tahun lalu, saya kembali mengalami masalah di siku pada lengan yang sama selama pemusatan latihan. Saya menjalani perawatan untuk itu, dan sekarang situasinya seperti ini,” tulisnya di media sosial.
Kepastian mengenai langkah selanjutnya untuk pertarungan tersebut masih belum diketahui. Baik pihak promotor maupun Okolie sedang menunggu informasi lebih lanjut mengenai hasil investigasi yang dilakukan oleh VADA. Situasi ini tentunya membawa ketegangan bagi penggemar dan semua pihak yang terlibat dalam pertandingan yang telah dinanti-nantikan tersebut.