Asman.ac.id – FURY REDEMPTION hadir sebagai ajang seni tinju dan muay thai spektakuler, menawarkan 22 petarung terbaik dalam 11 pertarungan yang menegangkan. Event ini dapat disaksikan secara eksklusif melalui Pay-Per-View di RCTI+, menandai penghujung tahun yang penuh adrenalin bagi para penggemar olahraga tarung di Indonesia.
Memiliki tema “Redemption” atau kebangkitan, FURY REDEMPTION terfokus pada kisah perjuangan para pemenang yang kembali setelah cedera, rivalitas yang terbangkitkan, serta aspirasi para petarung muda yang ingin membuktikan kemampuan mereka. Kualitas produksi yang tinggi dan atmosfer yang energik semakin memperkuat daya tarik event ini, menjadikannya salah satu tontonan yang wajib bagi para pecinta olahraga.
RCTI+ menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tayangan olahraga berkualitas dengan menayangkan FURY REDEMPTION. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan RCTI+ untuk menyediakan ajang combat sports premium, setelah sebelumnya sukses menyiarkan Garuda Fight Championship dan HS Fighting Championship. Respons positif dari penonton, yang tercermin dalam penjualan Pay-Per-View yang solid dan card pertarungan yang menampilkan petarung-petarung terbaik, menunjukkan keberhasilan platform ini.
Di antara pertarungan yang akan disajikan, main event mempertemukan Elias Ghazali dari Sarawak, Malaysia, dengan Fahri Alamsyah dari Bali, Indonesia. Co-main event menampilkan Riedzwan Norsyahmie dari Sabah, Malaysia, berhadapan dengan Alan Naseer dari Tehran, Iran. Selain itu, akan ada juga pertandingan selebriti antara Adam Lee dan Alif Muhaimin dari Malaysia serta sejumlah talenta potensial dari berbagai negara.
Deputy COO RCTI+, Ade Rachman, menyatakan bahwa RCTI+ berkomitmen untuk menghadirkan konten olahraga unggulan bagi masyarakat Indonesia. FURY REDEMPTION bukan sekadar pertarungan di ring, tetapi juga kisah perjuangan yang memukau. Melalui Pay-Per-View, RCTI+ berusaha memberikan pengalaman menonton yang lebih eksklusif dan berkualitas bagi para penggemar.