Asman.ac.id – Lima investor baru telah resmi masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diatur oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Penambahan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari kuliner, sarana olahraga, hingga perkantoran swasta. Kelima perusahaan yang bergabung adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya. Menurut Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, kehadiran investor baru ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia juga memberikan alokasi kuota impor daging sapi sebesar 30 ribu ton untuk tahun 2026 kepada importir swasta, setara dengan 16 persen dari total kuota impor tahun ini yang mencapai 297.000 ton. Penurunan kuota ini dibandingkan tahun sebelumnya, di mana kuota untuk importir swasta mencapai 180 ribu ton.
Sementara itu, KAI Services menanggapi kasus penyalahgunaan data pribadi penumpang dengan tegas. Manajemen perusahaan menyatakan telah melakukan langkah disiplin terhadap karyawan yang terlibat, yang sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Keseriusan ini menunjukkan komitmen KAI untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
Dalam konteks hubungan internasional, Pemerintah Indonesia bersama Pakistan berupaya mempercepat perjanjian Preferential Trade Agreement (IP-PTA) menjadi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Ini merupakan langkah untuk memperkuat sektor perdagangan dan ekonomi antara kedua negara.
Terakhir, Kanada mengajak Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai mitra strategis dalam pengembangan investasi energi terbarukan dan ketahanan iklim di kawasan Indo-Pasifik. Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Sarai, menekankan pentingnya kerja sama ini untuk meningkatkan investasi dan perdagangan di region tersebut.