Kedatangan Jemaah Haji 2026 Capai 1,5 Juta di Tengah Konflik

[original_title]

Asman.ac.id – Kedatangan jemaah haji tahun 2026 mencapai lebih dari 1,5 juta orang, meskipun situasi konflik di Timur Tengah sedang berlangsung. Menurut keterangan resmi dari pejabat Kerajaan Arab Saudi, jumlah ini melampaui kedatangan tahun lalu, mencerminkan tekad umat untuk menunaikan ibadah haji.

Konflik yang dipicu oleh serangan dari Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari mengakibatkan ketegangan di kawasan tersebut. Tindakan balasan dari Tehran termasuk serangan terhadap target di Arab Saudi dan sekitarnya, yang berdampak pada gangguan lalu lintas udara serta peningkatan biaya perjalanan. Meskipun demikian, banyak maskapai penerbangan utama dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain berupaya memulihkan layanan mereka setelah periode penutupan wilayah udara dan pembatalan penerbangan yang berkepanjangan.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat, 22 Mei 2026, Saleh Al-Murabba, komandan Pasukan Paspor Haji Arab Saudi, mengumumkan bahwa total jemaah yang telah tiba dari luar negeri untuk menunaikan ibadah haji mencapai 1.518.153 orang. Angka ini menunjukkan ketahanan dan komitmen jemaah haji meskipun menghadapi tantangan yang tidak menguntungkan.

Keberhasilan akumulasi jemaah haji tersebut menandakan keberlanjutan tradisi ibadah penting ini di tengah situasi yang menantang. Pihak berwenang Arab Saudi terus berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan bagi semua jemaah yang hadir. Seluruh perhatian kini difokuskan pada penyelenggaraan haji yang aman dan lancar bagi seluruh peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *