Lalin ke Arah Timur Masih Tinggi Jelang Hari “H” Lebaran

[original_title]

Asman.ac.id – Lalu lintas menuju wilayah timur Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan masih akan tinggi. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa pada hari “H” Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar 197.119 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek.

Peningkatan lalu lintas ini didominasi oleh arah timur, dengan 57,5 persen pengguna jalan memilih jalur tersebut. Rivan menginformasikan bahwa sebanyak 68.374 kendaraan melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, yang menunjukkan peningkatan 113,2 persen dibandingkan lalu lintas normal. Di sisi lain, GT Kalihurip Utama yang menuju Bandung juga mengalami kenaikan hingga 13,9 persen, dengan 45.086 kendaraan.

Melihat kondisi ini, Rivan mengimbau masyarakat yang masih berada di kampung halaman untuk merencanakan waktu perjalanan kembali. Ia merekomendasikan agar pengguna jalan menjadwalkan perjalanan kembali pada tanggal 25-27 Maret 2026, di mana mereka dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada tanggal 26-27 Maret.

Prediksi puncak arus balik jatuh pada Selasa, 24 Maret, dan Jasa Marga berupaya menghindari kepadatan dengan meminta masyarakat untuk tidak bepergian pada waktu yang populer, seperti pagi dan malam hari. Rivan juga menekankan pentingnya persiapan perjalanan, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi, serta membawa perbekalan yang cukup.

Secara keseluruhan, selama periode mudik dari H-10 hingga hari “H,” volume lalu lintas yang keluar dari Jabotabek mencapai 2.007.253 kendaraan, meningkat 24,6 persen dibandingkan lalu lintas normal. Angka tersebut juga mewakili 56,89 persen dari proyeksi total 3,5 juta kendaraan yang diharapkan keluar selama periode 11-31 Maret 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *