Asman.ac.id – Penyewaan gudang oleh Bulog di Konawe Selatan menjadi indikasi nyata peningkatan produksi beras nasional yang signifikan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,8 juta ton hingga pertengahan April 2026, melampaui capaian tertinggi tahun sebelumnya.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Amran menjelaskan bahwa peningkatan produksi beras ini menyebabkan kapasitas gudang yang ada tidak memadai, sehingga Bulog terpaksa menyewa ruang penyimpanan tambahan. Gudang Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menjadi salah satu yang disewa dan kini dalam kondisi penuh, mencerminkan perubahan dari kondisi sebelumnya ketika banyak gudang tidak terisi.
Amran menegaskan bahwa ini adalah kali pertama setelah sekian lama pemerintah menyewa gudang, menunjukkan keberhasilan dalam kebijakan pangan yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Bupati Irham juga menyatakan bahwa semua gudang beras di daerahnya kini terisi penuh, termasuk gudang milik pemerintah daerah yang sebelumnya kosong.
Di sisi lain, Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra, Benhur Ngkaimi, mengungkapkan bahwa mereka memiliki 40 kompleks gudang dengan total kapasitas penyimpanan 120.000 ton. Saat ini, Bulog Sultra mengelola 104.000 ton stok CBP, dan penyerapan gabah setara beras telah mencapai 38.000 ton dari target 119.000 ton untuk tahun ini.
Bulog juga telah menyewa 27 gudang untuk memaksimalkan penyerapan hasil panen dari petani setempat. Dengan langkah ini, Bulog di Konawe Selatan diharapkan dapat lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan beras.