Asman.ac.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah resmi melepas program mudik gratis untuk Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tahun ini, jumlah peserta mudik tercatat mencapai 34.000 orang, meningkat 34 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total 744 bus disediakan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.
Pelepasan mudik gratis berlangsung di kawasan Monas pada Selasa, 17 Maret 2026. Pramono Anung menjelaskan bahwa selain penumpang, pihaknya juga menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk. Langkah ini diambil untuk mengurangi penggunaan sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh, guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengumumkan bahwa semua layanan transportasi umum yang dikelola pemerintah, seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan Mikrotrans, akan digratiskan selama perayaan Idulfitri. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa warga Jakarta yang tidak mudik tetap bisa menikmati silaturahmi, meskipun melalui video call.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menambahkan bahwa program mudik gratis ini diadakan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan angka kecelakaan selama periode mudik. Pengangkutan sepeda motor dimulai setahun lebih awal pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulo Gadung ke lima kota di Pulau Jawa.
Program ini mencakup keberangkatan menuju 20 kota di enam provinsi, termasuk Sumatera Selatan dan Yogyakarta, serta arus balik gratis yang dijadwalkan pada akhir Maret 2026. Total alokasi bus dibagi menjadi 400 bus untuk arus mudik dan 344 bus untuk arus balik, yang keseluruhannya mampu mengangkut 35.012 penumpang.