Pemerintahan Trump Siap Gunakan Kekuatan Militer Pada Vatikan

[original_title]

Asman.ac.id – Pemerintahan Donald Trump menghadapi kecaman serius setelah ancaman untuk “mengakhiri sebuah peradaban” dalam perang melawan Iran. Dalam perkembangan terbaru, sebuah laporan mengungkapkan bahwa ancaman penggunaan kekuatan militer dikeluarkan terkait dengan kritik yang disampaikan Paus Leo XIV terhadap tindakan AS di Iran.

Laporan ini muncul pada Rabu (8/4/2026) oleh jurnalis Christopher Hale, yang fokus pada isu-isu Kepausan. Menurutnya, telah terjadi ketegangan antara perwakilan Trump di Departemen Pertahanan AS dan Kardinal Christophe Pierre, Duta Besar AS untuk Vatikan. Ketegangan ini diduga berakar dari pidato Paus Leo, yang menegaskan penolakannya terhadap perang di Iran dan mendesak diplomasi sebagai solusi. Pidato tersebut, yang disampaikan pada Januari lalu, dinilai menyinggung Trump yang telah mengeluarkan berbagai pernyataan kontroversial dalam beberapa bulan terakhir.

Di samping itu, sumber yang dekat dengan situasi tersebut menginformasikan bahwa Pierre dipanggil untuk pertemuan di Pentagon, di mana ia mengalami ketidaknyamanan dari anggota staf tingkat tinggi yang berupaya menyampaikan ketidakpuasan atas pernyataan Paus. Pemicu utama dari konflik ini adalah pandangan Paus Leo, yang merupakan pemimpin Gereja Katolik pertama dari AS, terhadap strategi militer pemerintahannya.

Dengan situasi yang semakin memanas, beberapa kalangan menyerukan tindakan politik terhadap Trump. Kecaman ini mencerminkan ketidakpuasan publik yang semakin meningkat terhadap kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Trump, terutama terkait isu sensitif seperti perang, diplomasi, dan hubungan dengan lembaga keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *