Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari Ini Libatkan Anjing K-9

[original_title]

Asman.ac.id – Pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilanjutkan pada Minggu (25/1/2026). Puluhan korban diperkirakan masih terjebak di bawah material longsoran. Proses pencarian ini dilakukan meskipun kondisi tanah di lokasi yang dianggap masih berbahaya, berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Setiawan, mengungkapkan hasil asesmen tim di lapangan hingga Sabtu sore menunjukkan tanah masih labil dan dipenuhi air hingga kedalaman sekitar 5 meter. Dia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam melanjutkan pencarian. “Hari ini, kita akan melanjutkan pencarian karena ada kekhawatiran akan longsor susulan,” ujarnya.

Kendala utama yang dihadapi oleh tim gabungan adalah kondisi tanah yang masih berbahaya. Rudy juga menambahkan bahwa anjing pelacak atau K-9 telah disiagakan dan akan dikerahkan untuk membantu menemukan korban terjebak saat pencarian dilanjutkan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa longsor ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang memicu kejadian pada pukul 02.30 WIB, khususnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Material longsoran menimbun permukiman warga, yang menyebabkan korban jiwa dan dampak terhadap masyarakat setempat.

Selain korban yang dinyatakan meninggal, pula dilaporkan 23 orang selamat. Bencana ini berdampak pada sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa, dengan jumlah rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Tim terus berupaya untuk memberikan bantuan dan menemukan semua korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *