Asman.ac.id – PT PG Rajawali II Unit Pabrik Gula Tersana Baru di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menetapkan target produksi gula mencapai 271.500 ton untuk musim giling tahun 2026. Target ini dicanangkan melalui optimasi proses produksi dan peningkatan efisiensi operasional pabrik. General Manager PG Tersana Baru, Sigit Ermunanto, menyampaikan bahwa untuk mencapai target tersebut, perusahaan akan menggiling sekitar 3,4 juta kuintal tebu dan memproyeksikan rendemen berada di angka 7,45.
Sigit menjelaskan bahwa operasional penggilingan akan dilakukan secara optimal selama 130 hari tanpa gangguan teknis, sebagai langkah antisipasi dalam memastikan mesin dan fasilitas dapat bekerja dengan maksimal. Meski demikian, tantangan utama pada musim tanam kali ini adalah masalah pembiayaan petani yang dapat mempengaruhi produktivitas tebu.
“Proses penggilingan yang lancar sangat penting untuk menjaga capaian rendemen dan optimasi produksi gula,” ungkapnya. Kesiapan memasuki musim giling tahun ini juga ditandai dengan ritual tradisi selamatan giling, yang menjadi simbol optimisme dalam menghadapi musim giling.
Di sisi lain, PG Tersana Baru terus melakukan modernisasi mesin dan revitalisasi fasilitas agar dapat bersaing di industri gula nasional. Hal ini dilakukan meskipun pabrik tersebut telah beroperasi sejak tahun 1937. Ketua DPC APTRI Tersana Baru, Haji Mulyadi, menambahkan bahwa petani tebu tetap optimis meski ada beberapa tantangan dalam proses budidaya. “Kami berharap bisa mendapatkan rendemen terbaik agar hasil usaha tani tetap optimal,” ujarnya.
Dengan segala persiapan yang dilakukan, PG Tersana Baru berharap dapat mencapai target produksi gula yang telah ditetapkan dan menjaga kualitas hasil produksi.