Asman.ac.id – Pada tanggal 29 Desember, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Hari ini dikenang sebagai momen duka bagi dunia jurnalistik Indonesia, serta sebagai langkah maju dalam kebijakan ekonomi nasional.
Peristiwa yang paling mencolok adalah wafatnya Ersa Siregar, seorang jurnalis RCTI, yang jatuh dalam tugas peliputan konflik Aceh pada tahun 2003. Ersa meninggal setelah terkena tembakan dalam baku tembak antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Desa Alue Matang Aron, Kabupaten Aceh Timur. Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi jurnalis saat meliput di daerah konflik.
Selain itu, pada tahun 2004, Bank Indonesia meluncurkan dua pecahan uang baru: Rp20.000 dan Rp100.000. Kebijakan ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pembayaran nasional dan meningkatkan kualitas serta keamanan uang yang beredar di masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih percaya diri dalam menggunakan uang rupiah.
Pada 29 Desember, dua peristiwa ini mencerminkan perjalanan panjang yang ditempuh Indonesia, baik dalam menghadapi tantangan di bidang media maupun dalam perbaikan sistem perekonomian. Sebagai bangsa, kenangan akan Ersa Siregar mengingatkan pentingnya keselamatan jurnalis, sementara terbitnya uang baru menandai inovasi dan kemajuan ekonomi. Keduanya menunjuk pada dinamika yang melekat dalam sejarah dan perkembangan Indonesia.