Kemenag Ajak Masyarakat Rayakan Spirit Religius di Ramadhan

[original_title]

Asman.ac.id – Kementerian Agama (Kemenag) mendorong semangat beragama yang menyenangkan selama bulan Ramadhan, khususnya di lingkungan pesantren. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Arskal Salim, dalam acara Takjil Pesantren dan Ngaji Bareng Santri di Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Menurut Arskal, pesantren dapat menciptakan pengalaman beragama yang tidak monoton, melainkan dinamis melalui pembiasaan ibadah sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa tradisi di pesantren membantu menjadikan praktik agama sebagai rutinitas yang penuh kegembiraan, sekaligus membangun karakter kebangsaan. “Dengan cara ini, kita dapat memahami agama secara mendalam,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Daarul Rahman, KH Faiz Syukron Makmum, menambahkan bahwa semangat beragama harus selaras dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Ia menekankan pentingnya integrasi antara pengetahuan agama dan literasi digital bagi santri di era modern. “Santri harus terbuka terhadap dunia luar dan mampu memadukan pengetahuan agama dengan perkembangan teknologi,” jelasnya.

Gus Faiz, sapaan akrabnya, juga menggarisbawahi bahwa metode belajar yang inovatif dan pembiasaan sejak dini adalah kunci agar santri dapat beradaptasi dengan baik. “Pesantren harus melahirkan generasi yang selaras dengan perkembangan zaman,” ujarnya, sembari berharap santri dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh negara untuk memperkuat pendidikan di pondok pesantren.

Dengan langkah ini, Kemenag berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga santri tidak hanya mendalami agama, tetapi juga mampu berkontribusi di tengah masyarakat modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *