Kemendagri: Bela Negara Dimulai dari Aksi Ketahanan Pangan

[original_title]

Asman.ac.id – Kementerian Dalam Negeri, melalui Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Akmal Malik, menegaskan pentingnya bela negara yang melibatkan tindakan nyata oleh individu di era modern. Pernyataan ini disampaikan pada acara pembukaan “Aksi Bela Negara Menyongsong 5 Abad Jakarta Sebagai Kota Global yang Berbudaya” di Balaikota DKI Jakarta pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diorganisir oleh Badan Kesbangpol DKI mengangkat tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan Tahun 2026”. Dalam sambutannya, Akmal menekankan bahwa inisiatif pribadi sangat diperlukan untuk mendukung program strategis Presiden. Dia juga menyatakan bahwa ketahanan pangan adalah tantangan global yang perlu diatasi melalui kesadaran kolektif mulai dari lingkungan terdekat.

Akmal menambahkan bahwa keberhasilan program-program yang telah dicetuskan oleh Presiden akan sulit dicapai tanpa upaya dari masyarakat. Dia mengajak setiap individu untuk memulainya dari rumah dan komunitas. Dalam kota besar, penanaman bibit mandiri disebut sebagai salah satu cara untuk membela negara di sektor ketahanan pangan.

Ia juga mengemukakan masalah serius mengenai penurunan jumlah petani muda di Indonesia, di mana hanya sekitar 2,1 juta dari lebih 26 juta petani di negara ini yang termasuk dalam kategori pemula. Akmal memperingatkan bahwa tanpa regenerasi petani, kedaulatan pangan di masa depan akan terancam.

Kegiatan ini, yang berlangsung dari 10 hingga 12 Februari 2026, dilaksanakan tanpa menggunakan dana APBD dan berkolaborasi dengan sektor swasta serta komunitas lokal, termasuk pelaku seni dan pengusaha kecil. Berbagai bazar akan diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ketahanan pangan melalui produk UMKM dan seni lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *