Pulihkan 70 Persen Lahan Terdampak Bencana di Sumbar Selesai

[original_title]

Asman.ac.id – Pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di Sumatera Barat mencapai kemajuan signifikan. Pada akhir November 2025, proses pemulihan lahan yang mengalami kerusakan ringan dan sedang telah mencapai 70 persen dari total 3.902 hektar yang terdampak. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Sumbar, Afniwirman, dalam konferensi pers di Kota Padang, Rabu (29/4).

Kerusakan lahan pertanian di Sumatera Barat disebabkan oleh berbagai bencana alam yang terjadi pada tahun lalu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Upaya ini dilakukan guna memastikan produktivitas pertanian kembali normal dan mengurangi dampak ekonomi bagi petani.

Afniwirman menjelaskan, pemulihan tidak hanya melibatkan rehabilitasi lahan, tetapi juga penyediaan bantuan teknis dan material yang diperlukan untuk memulihkan kesuburan tanah. Diharapkan, dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, lahan pertanian yang terdampak dapat segera berfungsi kembali secara optimal.

“Kami optimis proses pemulihan ini dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditargetkan. Kerjasama lintas sektor akan sangat membantu dalam mencapai tujuan ini,” kata Afniwirman.

Harapannya, dengan selesainya pemulihan lahan, para petani dapat kembali melanjutkan aktivitas pertanian mereka. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut, terutama pasca-bencana. Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan jaminan bagi para petani dan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *